Metode Penilaian Kinerja Karyawan yang Bagus dan Efektif

Penilaian kinerja karyawan yang bagus tidak cuma diamati dari hasil yang dikerjakannya, tetapi termasuk diamati dari prosese karyawan tersebut didalam selesaikan pekerjaannya. Kinerja merupakan hasil kerja, hasil dari keseluruhan proses seseorang didalam mengerjakan tugasnya.

Penilaian kinerja karyawan dilakukan setahun sekali untuk menyaksikan kualitas karyawan demi membangun perusahaan.

Penilaian kinerja miliki banyak arti, salah satunya menurut Schuler dan Jackson, 1996 : 3, penilaian kinerja merupakan suatu proses formal dan terstruktur yang mengukur, menilai dan termasuk memengaruhi sifat-sifat yang tentang bersama pekerjaan, tabiat dan hasil termasuk tingkat ketidak hadiran.

Yang jadi fokus adalah menyadari seberapa produktif kah seorang karyawan dan apakah miliki kinerja yang serupa atau lebih efektif terhadap jaman yang bakal datang, sehingga karyawan, penduduk dan organisasi mendapatkan manfaat.

Pada umumnya, didalam membangun kinerja karyawan, perusahaan bakal memberi bonus terhadap tiap tiap karyawannya jika mereka mendapat nilai baik didalam melaksanakan tugasnya. Bonus tersebut dapat jadi impuls bagi karyawan untuk tingkatkan kinerjanya.

Penilaian kinerja dilaksanakan pada atasan bersama bawahan dan menyaksikan hasil kerja karyawan didalam setahun terakhir. Namun, yang paling penting, penilaian kinerja karyawan yang bagus adalah dapat berpikir secara rasional, bukan bersama perasaan.

Jika gunakan perasaan, maka penilaian jadi tidak efektif. Jangan cuma gara-gara atasan tidak menyukai salah satu karyawannya, padahal karyawan tersebut bekerja bersama baik, lantas atasan tersebut memberi nilai yang buruk terhadap karyawannya tersebut.

Dalam capai kinerja karyawan yang bagus, wajib ada komunikasi yang baik pada atasan bersama karyawannya, sehingga dapat tingkatkan kualitas perusahaannya.

Tetapi terkadang, penilaian kinerja karyawan yang dilaksanakan mengundang konflik pada atasan dan karyawannya. Sikap atasan yang sangat parah dan konfrontatif jadi bakal sebabkan konflik pada keduanya dan dapat menjatuhkan mental karyawannya. Sebaiknya atasan menambahkan kritik yang membangun didalam penilaian kinerja karyawan sehingga lebih baik kembali ke depannya.

Manfaat Dari Penilaian Kinerja Karyawan
Penilaian kinerja karyawan dapat dirasakan manfaatnya oleh ketiga pihak, yaitu karyawan, penilai dan perusahaan. fungsi yang lebih-lebih dirasakan oleh karyawan dari penilaian kinerja adalah :

1. Karyawan dapat termotivasi untuk lebih baik lagi.
2. Dapat tingkatkan kepuasan kerja.
3. Karyawan dapat menyadari berlebihan dan kelemahannya serta melakukan perbaikan kelemahan dan tingkatkan kelebihan.
4. Dapat menyadari standard hasil yang ditetapkan.

5. Terjadinya komunikasi yang baik pada atasan bersama karyawannya.
6. Dapat berdiskusi mengenai masalah pekerjaan dan langkah atasan didalam mengatasinya.

7. Terjalin jalinan baik pada karyawan bersama atasan.
8. Karyawan dapat menyaksikan lebih menyadari konteks pekerjaannya.

Manfaat yang dirasakan penilai adalah sebagai tersebut :
1. Penilai dapat mengukur kinerja karyawan dan perbaikan terhadap jaman yang bakal datang.
2. Dapat mengembangkan proses pengawasan.

3. Identifikasi peningkatan nilai pribadi.
4. Meningkatkan kepuasan kerja.
5. Dapat menambahkan pemahaman terhadap karyawan mengenai rasa takut, yakin diri, harapan dan aspirasi.
6. Dapat mengembangkan dan bertukar inspirasi pada penilai bersama karyawan.

7. Kesempatan untuk dapat mengatakan apa yang di idamkan oleh perusahaan sehingga karyawan dapat bekerja lebih baik lagi.
8. Terjalin jalinan baik pada karyawan bersama penilai (manajer).

9. Dari penilaian kinerja karyawan, manajer dapat merevisi tujuan dan prioritas.
10. Memotivasi karyawan.

Perusahaan termasuk miliki faedah dari penilaian kinerja karyawan, yaitu :
1. Adanya komunikasi yang efektif mengenai tujuan perusahaan.
2. Dapat tingkatkan rasa kebersamaan.
3. Mengembangkan kemampuan, keterampilan dan keinginan para karyawan didalam bekerja.

4. Dapat tingkatkan pandangan secara luas mengenai tugas para karyawannya.
5. Dapat tingkatkan pencapaian tujuan perusahaan.

Penilaian Kinerja Karyawan Yang Bagus
Dalam melaksanakan penilaian, manajer wajib mempertimbangkan lebih dari satu aspek dari karyawannya dan menambahkan impuls yang positif untuk tingkatkan kinerja karyawan terhadap jaman mendatang. Adapun penilaian kinerja karyawan yang bagus, adalah :

1. Memikirkan bersama baik dan matang sebelum saat bertemu dan berkata bersama karyawan. Jangan sebabkan laporan lebih-lebih dahulu sebelum saat menganalisa kinerja karyawan.

2. Berikan kritik yang membangun dan jika dambakan bersikap kritis, maka berikan pernyataan secara terinci, tanpa emosi, netral dan profesional. Berikan wejangan kepada karyawan untuk lebih baik kembali sesuai harapan perusahaan.

3. Sebaiknya ikutilah perkembangan kinerja karyawan sebelumnya. Jika karyawan sudah ikuti wejangan yang diberikan terhadap penilaian kinerja sebelumnya, maka berilah pujian.

4. Buatlah karyawan menyadari bakal pengawasan dan termasuk evaluasi yang dilaksanakan terhadap kinerja mereka, sehingga dapat menambahkan penegasan kepada karyawan.

Sekali kembali ingat, bahwa didalam penilaian kinerja karyawan yang bagus menjauhkan konflik pada atasan (manajer) bersama karyawan dan selalu ciptakan jalinan yang baik sehingga karyawan dapat mencurahkan permasalahan, aspirasi dan cita-cita mereka seputar pekerjaan.

About The Author