Definisi Iklan

Posted on

Iklan adalahbagian dari bauran promosi dan bauran promosi adalah anggota dari bauran pemasaran. Jadi secara simple iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu product yang ditujukan kepada masyarakat lewat suatu tempat.

Sedangkan menurut Frank Jefkins (1997) iklan adalah pesan yang diarahkan untuk membujuk orang untuk membeli. Definisi standar dari periklanan kebanyakan memiliki kandungan enam elemen :

1. Periklanan adalah wujud komunikasi yang dibayar, meskipun beberapa wujud periklanan layaknya iklan layanan masyarakat, kebanyakan memakai area spesifik yang gratis.
2. Selain pesan yang wajib disampaikan wajib dibayar, di dalam iklan juga berjalan proses identifikasi sponsor. Iklan bukan hanya menampilkan pesan berkenaan kehebatan product yang ditawarkan, tapi juga sekaligus memberikan pesan sehingga kastemer paham berkenaan perusahaan yang mengolah product yang ditawarkan.
3. Upaya membujuk dan memengaruhi konsumen.
4. Periklanan membutuhkan elemen tempat massa sebagai tempat penyampai pesan kepada audiens sasaran.
5. Periklanan mempunyai pembawaan bukan pribadi
6. Periklanan adalah audiens. Dalam iklan wajib paham ditentukan grup kastemer yang menjadi sasaran pesan.

Lihat Juga : Iklan Bisnis Indonesia

Secara simple iklan didefinisikan sebagai ”Pesan yang menawarkan suatu product yang ditujukan kepada masyarakat lewat media”. Pada dasarnya, cuma satu obyek periklanan adalah menjajakan suatu produk, jasa atau inspirasi atau obyek sesungguhnya adalah komunikasi yang efektif, yaitu di mana efek akhir periklanan adalah membuat perubahan sikap atau tingkah laku penerima pesan.

Dalam periklanan, pesan yang disampaikan secara cepat kepada kastemer atau khalayak yang luas dan tersebar, di mana pesan yang disampaikan lewat tempat elektronik (radio, TV) dan tempat cetak (surat kabar, majalah), sebab tempat faktanya terlihat untuk menegaskan tingkah laku, nilai dan maksud pengirim adalah kepentingan lebih besar dari terhadap penerima. Dalam komunikasi massa, komunikasi yang berjalan adalah satu arah, di dalam perihal ini dari produsen ke konsumen. Produsen atau pengiklan seringkali memengaruhi paradigma lama dan menepatkan calon kastemer kedalam subjek, bukan objek, padahal sesungguhnya iklan di membuat untuk kepentingan produsen, tapi seolah-olah dibalik bahwa iklan itu dibuat untuk kepentingan konsumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *